MATERI & LK 3 : ANALISIS KERAJINAN
ANALISIS KERAJINAN BERDASARKAN WILAYAH :
1. Daerah pesisir laut
Limbah yang dihasilkan di daerah pesisir tentunya sangat berhubungan dengan sisa hasil laut seperti limbah cangkang kerang laut, sisik ikan, tulang ikan, tempurung kelapa, sabut kelapa, daun kelapa, hewan laut yang telah mati misalnya bintang laut dan cangkang kepiting dan lainnya.
cnth kerajianan : gantungan kunci
2. Daerah pegunungan
Limbah yang banyak dihasilkan di daerah pegunung bisanya berhubungan dengan hasil alam khas pegunungan seperti kulit buah-buahan yang bertekstur keras misalnya salak, durian; kulit pete cina, kulit semangka, kulit kentang buah busuk, sayuran busuk dan lainnya.
3. Daerah perkotaan
Limbah yang dihasilkan di daerah perkotaan biasanya kertas, kardus, kulit kacang, kulit telur, kayu, serbuk gergaji, serutan kayu, plastik pembungkus makanan, plastik belanjaan, kaleng bekas minuman dan makanan kaleng semisal sarden, kasur bekas, sisa-sisa makanan dan lainnya. Proses pengolahan masing-masing bahan limbah organik secara umum sama. Pengolahan dapat dilakukan secara manual
4. Daerah rawa
Limbah di daerah rawa biasanya berasal dari tanaman-tanaman rawa yang berada disekitar rawa. Misalnya, Limbah tanaman enceng gondok bisa diolah jika sudah dijemur dan tanaman teratai.
Biasanya limbah-limbah diatas diolah untuk dijadikan pakan ternak, pupuk, di daur ulang atau bagi rang yang kreatif dan bisa melihat peluang maka akan dijadikan kerajinan tangan bernilai jual tinggi.
5. Daerah pertanian
Limbah pertanian adalah bagian tanaman pertanian diatas tanah atau bagian pucuk batang yang tersisa setelah dipanen atau diambil hasil utamanya. Berdasarkan artinya, limbah pertanian merupakan limbah yangdi buang di sektor pertanian.
Limbah yang banyak terdapat pada daerah pertanian biasanya limbah dari pengolahan tanaman tani misalnya adalah jerami padi, kulit jagung, batang daun singkong, kulit bawang, kulit gabah, ranting pohon,kuit jahe, kulit pepaya dan lainnya.
Komentar
Posting Komentar